Segelas Kopi Dingin

Cuaca yang terik dan udara yang kadang lembab pasti membuat teman2 membayangkan betapa nikmatnya menyeruput segelas es kopi.  Dan untuk mendapatkan es kopi yang enak, teman2 bisa menyeduhnya sendiri di rumah ataupun di kantor. Teman2 yang menggemari minuman dingin pasti sering mendengar istilah Japanese Ice Drip Coffee dan Cold Brew Coffee; dan pernah mencobanya.  Keduanya adalah kopi hitam, keduanya disajikan dingin… Lalu, apa bedanya?

GAYA SEDUH DAN WAKTU

Kopi Japanese Ice Drip dan Cold Brew… Kedua kopi ini termasuk kopi yang diseduh secara manual dan memberi contoh variasi untuk kedua metode seduhnya, yaitu pour-over dan immersion (Dasar-dasar seduh manual).

Japanese Ice Drip menggunakan teknik pour-over.  Masih ingat bukan cara menyeduhnya?  Misalnya, ketika menggunakan 20 gram bubuk kopi dengan rasio 1:15, berarti air yang diperlukan adalah 300 gram.  Nah, untuk Japanese Ice Drip, sebagian dari air diganti oleh es yang dimasukkan ke dalam gelas atau decanter yang digunakan; sehingga kopi yang tersaring langsung menjadi dingin oleh es tersebut.  Waktu yang diperlukan relatif pendek, antara 2-3 menit.

Di sisi lainnya, Cold Brew menggunakan teknik perendaman, dimana bubuk kopi direndam dalam air dingin (di wadah yang tertutup rapat).  Rasio yang digunakan lebih pendek tergantung rasa yang ingin dicapai – mulai dari 1:3 sampai 1:10. Karena penyeduhan menggunakan air dingin yang tidak dapat mengekstrak cita rasa secepat air panas, waktu yang diperlukan untuk Cold Brew berkisaran dari 12 sampai 48 jam.  

CITA RASA

Kopi Japanese Ice Drip akan memiliki rasa yang beraneka ragam dan keasaman yang segar; karena diseduh dengan air panas, akan lebih banyak senyawa yang terekstrak.  Dan karena kopi yang dihasilkan langsung menyentuh permukaan es, rasa dan aroma tersebut pun ‘terkunci’ dan tidak cepat hilang.

Sebaliknya, rasa kopi Cold Brew lebih ke arah lembut, manis karamel dan kalem.  Ini disebabkan karena air dingin yang digunakan untuk menyeduh tidak dapat mengekstrak semua sari dari kopi tersebut.

CARA PENYAJIAN

Umumnya, kopi Japanese Ice Drip disajikan apa adanya tanpa tambahan gula atau susu.  Ini karena cita rasa dan aroma yang dihasilkan sangat kaya, terutama karakter fruity-nya (asamnya buah2an) yang khas.  Sedangkan kopi Cold Brew lebih bisa divariasikan.  Karena rasanya cenderung memberi kesan manis, pada saat kopi ini dicampur dengan gula atau susu, rasanya akan saling melengkapi.  Tapi ini tidak berarti kopi Cold Brew tidak dapat dinikmati seadanya atau dengan tambahan satu dua bongkah es batu.

Untuk Japanese Ice Drip dan Cold Brew, kami menyarankan untuk menggunakan kopi dengan tingkat keasaman yang lebih tinggi untuk lebih menonjolkan kesegaran di hasil akhirnya.  Tidak susah bukan untuk membuat segelas kopi dingin sendiri di rumah? Yuk dicoba dan bereksperimen sendiri.

-salam penikmat kopi-

Leave a comment