Nasib Kopi Spesialty Di Indonesia Sekarang

Banyak pertanyaan diskusi masuk ke saya, obrolan ngalor ngidul aja dan salah satu nya gimana nasib para penggiat kopi spesialty di Indonesia masa pandemi ini. Bingung pasti nya, antara jawab jujur atau sekedar memberikan harapan optimis mengingat kondisi kita sekarang ini. Tapi ada titik terang di tengah kegelapan yang kita hadapi sekarang.

Pertama pasti berat, istilahnya kita semua sekarang sedang TIARAP. Dari petani, prosesor, roaster, dan lain lain nya, semua nya pasti sedang menurunkan ritme nya. Dari sisi kopi komersial pun terasa imbas nya menurut kawan yang bermain di sisi ini, kurang lebih 50% – 70% terjadi penurunan dari segi penjualan dan ini terlihat luar biasa berat tetapi mengingat kondisi seperti ini akhir nya menjadi jamak terjadi. Kreatifitas dan inovasi lah yang membuat kita akhirnya bertahan hidup, untuk roastery dan coffee shop melakukan segala cara dari promo free ongkir, diskon bahkan membuat kopi susu 1 liter an dan langsung bisa di minum (botolan). Kopi botolan 1 liter sekarang lagi menjamur di mana mana, buka saja layanan pesan antar dari applikasi kita (Gojek, Grab) banyak sekali coffee shop dan roastery yang menjual kopi botolan 1 liter. Menarik nya bahkan ada yang menjual produk nya dengan bahan bahan yang terpisah dengan tujuan bisa di seduh kapan aja dia mau ( kopi , filter , bahkan gula nya pun termasuk )

Lalu bagaimana keadaan kopi spesialty di Indonesia saat ini? Untuk petani dan prosesor pasti merasakan hal ini dan itu menyebabkan efek yang pasti akan menurunkan harga jual greenbean nya karena terjadi peningkatan stock ( panen jalan terus stock menumpuk dan penjualan menurun), roastery pun menurut banyak teman akhir nya fokus untuk menghabiskan stock yang ada dan sangat mengurangi pembelian greenbean baru ( sangat masuk akal ). Terjadi peningkatan penjualan pada microroastery yang berfokus di jualan online ( Tokopedia , dll) dan ini jelas sangat sangat membantu. Tetapi apabilah di telaah lebih lanjut penjualan microroastery dari kopi filter tidak lah sebanding dengan supply ke coffee shop langganan nya. Contoh nya penjualan beans espresso bisa ber kali kali lipat dari penjualan kopi filter. Akhir nya roastery juga ber inovasi menjual kopi filter mereka yang sudah di seduh dengan botolan, tinggal langsung di minum tidak usah repot. Yang paling sulit merasakan imbas dari pandemi ini ialah coffee shop atau cafe specialty coffee yang tidak memiliki roastery, mereka hanya mengandalkan konsumen nya untuk datang / dine in / walk in, dan sangat sulit karena ada peraturan pemerintah PSBB yang mengurangi aktifitas untuk di luar rumah. Penjualan online atau pun pesan antar / delivery akhir nya menjadi jalan terakhir.

Yang menarik adalah meningkat nya home brewer yang terjadi pada saat pandemi ini, mungkin dikarenakan Work From Home yang di berlakukan pemerintah akhirnya memaksa mereka untuk menyeduh di rumah. Tetapi musti di teliti lebih lanjut lagi apakah meningkat nya penjualan microroastery di karenakan para penikmat kopi atau katakan lah para barista yang di paksa di rumahkan. Atau yang dulu nya home brewer kembali menyeduh dikarenakan coffee shop favorit nya sangat tidak mungkin untuk di sambangi lagi.

Kita berharap dengan kejadian ini semakin banyak terbentuk home brewer independen. Angin segar di tengah pandemi ini yang menjadi kan muncul nya makin banyak home brewer dan tentu saja memberikan sedikit harapan untuk kopi spesialty di Indonesia tetap bertahan atau setidak nya akan merubah scene kopi specialty yang sudah terbentuk sekarang ( yang biasa nya harus datang ke roastery / coffee shop yang menyajikan kopi specialty sekarang menjadi home brewer).

Di Tengah kesulitan ini saat nya kita para penikmat kopi yang terbiasa menikmati kopi luar / import menjadi membuka diri untuk menikmati kopi lokal / Indonesia. Dan saat nya sekarang kopi lokal lebih banyak berbicara di negri nya sendiri, dengan mengkomsumsi kopi lokal dengan sendiri nya akan membantu industri kopi Indonesia. Para roaster yang menjual kopi lokal akan terbantu dan dengan sendiri nya para petani / prosesor akan juga merasakan manfaat nya.

-salam penikmatkopi –

Leave a comment