Konsistensi

Satu kata dalam industri kopi, KONSISTENSI. Sebagai barista, roaster, bahkan petani / prosesor kata tersebut sudah tidak asing lagi. Mudah di ucapkan namnun sangat sulit di terapkan, kenapa penting?

Barista

Bayangkan sebagai barista / brewer kita menyeduh kopi yang hasilnya sangat enak tetapi tidak bisa di replikasi. Contohnya barista di minta menyeduh kopi, tetapi pengetahuan nya hanya terbatas variabel/ parameter rasio saja. Barista tersebut hanya menyeduh dengan rasio 1:15 tanpa memperhatikan variabel / parameter waktu dan temperatur, hasil nya?. Replikasi ini sangat penting untuk barista / brewer karena untuk menyeduh kopi keahlian barista / brewer akan di uji. Apakah kopi yang di seduh sebelum nya karena skill nya atau karena kebetulan. Tugas seorang barista adalah memaksimalkan kopi yang akan di seduhnya. Ada beberapa tips untuk hasil seduhan konsisten sehingga bisa di replikasi berkali kali di tulisan saya yang lain. 

Roaster

Tugas utama seorang roaster adalah mengoptimalkan rasa/karakter kopi sehingga dapat menghasilkan kopi yang bisa di nikmati. Seorang roaster harus dapat memaksimalkan kopi yang akan di roasting, apabila mendapatkan kopi bagus maka roaster harus dapat membuat kopi itu semakin berkarakter. Sebaliknya apabila roaster mendapatkan kopi yang kurang bagus tugas nya adalah dengan segala cara agar kopi itu dapat di nikmati, tetapi seorang roaster juga dapat merusak karakter atau rasa si kopi. Andaikan seorang roaster mendapatkan kopi yang bagus tetapi dia merusak karakter dan rasa kopi tersebut dikarenakan kurang nya pengetahuan tentang roasting, sangat di sayangkan. Di sini lah konsistensi sangat penting untuk replikasi dan evaluasi kopi yang kita roasting.

Beberapa tips untuk konsistensi pada saat roasting :

  • Kenali mesin 

Kenali sistem pemanasan nya dan material drum dari mesin roasting tersebut.

  • Catat pada saat roasting

Apa saja yang harus di catat? Antara lain perubahan charge temperatur, perubahan warna, 1st crack, drop, dll.

  • Software

Dengan menggunakan alat bantu software kita dapat mudah melihat data hasil roastingan kita. Sehingga mempermudah dalam evaluasi untuk replikasi. Software yang bisa di gunakan antara lain Artisan, Cropster, dll.

  • Kenali Greenbean  

Catat kadar air nya, densitas nya, dll

  • Semua nya berakhir pada saat cupping

Kita harus evaluasi hasil roasting dengan terus secara konsisten dengan cara cupping.

Petani/prosessor

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi petani / prosessor sehingga sulit konsisten *petani di Indonesia. Untuk lebih dalam nya akan saya bahas di topik yang lain. Inti nya kopi Indonesia konsisten untuk tidak konsisten, bukan menjelekan tapi fakta nya seperti itu. Tetapi di balik ketidak konsisten nya kopi Indonesia menyimpan satu hal menarik, selalu ada efek kejutan tiap kali menikmati kopi indonesia walaupun dari prosesor yang sama di tiap panen nya. Tapi untuk skala ekspor di butuhkan konsistensi setidak nya dari ukuran beans, kadar air, total defect dan warna. 

Leave a comment