Hal yang mempengaruhi karakter rasa Espresso?

Untuk menciptakan karakter rasa espresso yang baik tidak lah simple dan mudah, di butuhkan perjalanan panjang untuk membentuk suatu rasa espresso yang akhir nya berkarakter.

Berikut adalah hal hal yang perlu di ketahui

  • Greenbean

Pemilihan greenbeans yang tepat akan sangat mempengaruhi karakter rasa yang nanti nya akan di buat espresso. Misal nya tujuan kita mendapatkan espresso yang tebal secara body, baik nya pilihlah greenbean dengan pasca panen semi wash, atau kita mencari espresso yang kadar sweetness tinggi bisa juga memilih proses pasca panen natural, atau ekstrem nya apabila kita mencari karakter floral yang tinggi bisa memilih gesha (ekstrem kan?) Dsb dsb. Tetapi perlu di ingat belum tentu juga setiap pasca panen itu menghasilkan karakter di espresso yang saya sebutkan tadi, bisa saya berubah. Hal ini di karenakan belum tentu pasca panen si prosesor/ petani A dengan B akan mirip bisa saja berbeda jauh.

– Roasting

Kutipan dari Rob hoos yang paling saya suka

” I like to think coffee is like a color (let’s say blue ). You can only do so much coffee by manipulating a roast. Ypu can turn the blue into a teal, or a navy blue, or even a purple, but it will never be orange. If you wanted orange, you should sourced coffee that was red, yellow or orange.

Inti nya setelah kita memilih greenbean yang tepat langkah berikut nya adalah me roasting kopi tersebut dengan tepat pula. greenbean itu sendiri memiliki karakter specifik dan jangan memaksakan karakter rasa suatu kopi di luar karakter asal nya. Contoh nya kopi dengan karakter rasa nutty yang kuat akan sulit untuk di paksakan dengan karakter rasa fruity, begitu sebalik nya. Pada peruntukan nya profile roasting untuk espresso ini akan berbeda dengan profile roasting untuk kopi filter/ manual brew, jadi pastikan profile roasting yang tepat untuk espresso.

  • Blending

Blend atau mencampur kopi memiliki tujuan sendiri yaitu untuk menciptakan karakter rasa yang baru dan unik. Ada beberapa cara blending yaitu dengan metode Preblend dan Post blend. Perbedaan nya Preblend adalah mencampur kopi (greenbeans) sebelum di roasting, dan post blend mencampur kopi setelah di roasting (roasted beans). Kita bisa menciptakan karakter rasa yang di inginkan dengan cara blending ini, misal nya untuk meningkatkan body kita mencampur dengan robusta. Untuk blend sendiri tidak ada Aturan baku harus berapa jenis kopi yang akan kita campur, bisa dua atau tiga bahkan 10 Jenis kopi pun di bolehkan, apakah cara ini selalu berhasil? belum tentu balik lagi kita harus sering mencoba dan mempelajari karakter kopi yang akan kita blend.

  • Ektraksi

Ini adalah tahap terakhir pembentukan karakter rasa pada espresso, ini menjadi penting karena sebagus apapun pemilihan kopi dan sangrai kita tetapi pada proses ekstraksi ini tidak maksimal maka bisa di pastikan ambyar semua (sulit untuk di nikmati). Ada beberapa faktor penting dalam proses ekstraksi ini yaitu :

Grinder : mesin giling kopi menjadi salah satu faktor penting karena dengan konsistensi gilingan dan kualitas hasil gilingan sangat mempengaruhi karakter rasa kopi. Jangan takut untuk ber investasi lebih di mesin Grinder.

Mesin Espresso : misalkan bayangkan apabila juara WBC Sasa Sestic membawa Sudan Rume nya ke coffee shop kita dan kita meminta di bikinkan espresso yang sama persis dengan yang di bawakan pada saat WBC, tetapi mesin espresso dan grinder yang kita gunakan berbeda dengan yang dia gunakan pada saat itu. Mungkin saja bisa mendekati rasa nya tetapi akan membuat dia garuk garuk kepala pasti nya. Di dalam mesin espresso sendiri banyak sekali yang mempengaruhi ekstraksi, seperti contoh nya shower screen, portafilter, basket dll dll itu semua berpengaruh besar. 

Barista : dengan kopi kualitas bagus dan mesin canggih tetapi barista nya tidak memiliki kemampuan untuk meng ekstraksi kopi dengan benar maka akan sia sia. Yang paling mendasar setidak nya barista harus bisa kalibrasi, apakah kalibrasi itu mudah? Ada beberapa hal juga yang harus di perhatikan pada saat kalibrasi, yang paling terpenting adalah konsistensi. Contoh nya tamping, banyak barista yang menyepelehkan tamping padahal konsistensi pada saat tamping sangat sangat penting dalam esktraksi kopi. Terlepas dari alat tamping otomatis dan tamper yang canggih dan mahal yang bisa mengurangi kemungkinan kesalahan pada saat tamping.

Dan ada beberapa hal lain selain yang saya jelaskan di atas juga ikut mempengaruhi karakter rasa espresso, seperti jenis air yang dipakai, apakah espresso tsb langsung di minum atau di biarkan dingin dulu dsb.

– salam penikmatkopi –

Leave a comment