Musuh Tanaman Kopi

Makhluk hidup apapun di bumi ini pasti rentan terhadap penyakit; entah itu manusia, hewan maupun tanaman.  Pohon kopi tentunya tidak luput dari ancaman penyakit, dan juga dapat dirusak oleh serangan hama.  Mari kita bahas beberapa musuh umum tanaman kopi.

Karat Daun (Coffee Leaf Rust) adalah penyakit utama pada tanaman kopi di seluruh dunia yang disebabkan oleh jamur Hemileia Vastatrix.  Gejala serangan penyakit ini ditemukan di bagian bawah daun kopi dimana ditemukan bercak atau serbuk berwarna kuning-jingga, dan kadang juga ditemukan bercak putih di bagian atas daun.  Jenis jamur ini berkembang optimal pada kondisi lembab, di area ketinggian rendah dan pada suhu antara 20 – 25 derajat Celcius.  Karat daun menular dan  menyebar melalui angin, hujan atau kontak langsung.  Semakin parahnya serangan akan menyebabkan kerontokan daun yang semakin banyak juga.  Tanaman yang terserang akan berbuah terlalu banyak sehingga mereka kekurangan nutrisi dan akibatnya mati; dan ini memiliki dampak yang sangat besar karena kerugian yang disebabkan bersifat akumulatif.

Bercak Daun (Brown Eye Spot)   juga merupakan penyakit yang menyerang tanaman kopi di seluruh dunia.  Penyakit ini disebabkan oleh jamur Cercospora Caffeicola dan memiliki gejala menyerupai karat daun.  Bercak daun tidak menimbulkan kerugian yang terlalu berarti, kecuali pada saat pembibitan.  Pohon kopi yang masih muda cenderung lebih rentan terhadap penyakit ini.  Tanaman yang terkena penyakit ini mempunyai bercak coklat kemerahan dan dikelilingi cincin warna yang lebih muda.  Pada umumnya, serangan penyakit ini terjadi di perkebunan yang berada di dataran rendah yang memiliki kelembaban tinggi.

Selain jamur, tanaman kopi juga kerap diserang oleh  Parasit Nematoda, dan salah satu spesies yang paling dominan adalah Pratylenchus Coffeae.  Parasit ini menyerang dan berkembang biak di jaringan korteks akar pohon kopi, dan pada saat telur menetas, larvanya akan menyerang akar muda (akar serabut).  Luka akar yang ditimbulkan kemudian akan meluas akibat infeksi oleh mikro-organisme lainnya.  Pada saat akar serabut di satu pohon sudah habis membusuk, parasit ini akan pindah ke pohon lainnya yang masih sehat.  Serangan ini mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan tanaman – pohon kerdil, batang primer kecil, daun tua menguning – dan akhirnya mati.

Penggerek Buah Kopi (PBKo), atau lebih dikenal dengan nama Coffee Berry Borer (Hypothenemus Hampei) adalah hama serangga yang dapat ditemukan di hampir semua negara penghasil kopi dan adalah yang paling berdampak buruk terhadap kualitas sebuah kopi.  Serangga ini menyerang bagian endosperma biji kopi dan kemudian berkembang biak di dalamnya.  Akibatnya, buah ceri kopi akan jatuh sebelum matang; dan kualitas serta kuantitas biji kopi pun menurun drastis karena aktivitas makan fase larva yang ada di dalam.  Kerusakan oleh serangan PBKo ini terlihat dengan adanya lubang2 kecil (diameter 1 mm) di buah, maupun di biji kopi nya.  Serangan PBKo cenderung lebih tinggi di daerah dengan curah hujan, temperatur dan kelembaban tinggi, karena rantai makanan mereka tidak putus.

Ada juga hama serangga yang bernama Penggerek Batang Putih (White Stem Borer) yang ditandai oleh warna daun yang menguning dan juga terdapatnya lubang pada batang primer (diameter 0.5 – 1 cm), sebanyak 15 – 20 lubang.  Hama ini bertelur di dalam lubang2 tersebut dan kemudian pada fase larva akan mendapatkan nutrisi dari batang; akibatnya pohon kopi itu akan berhenti memproduksi buah, bahkan daun2nya pun akan gugur semua.  Penggerek Batang Putih sangat aktif di daerah cuaca cerah dan panas.

Daftar diatas hanya merupakan beberapa musuh2 tanaman kopi yang umum.  Apakah teman2 pernah menemukannya?

-salam penikmat kopi-

Leave a comment